PostHeaderIcon Silabus Dakwah Ahlul Bait

Modul Dakwah AB

  • Latar Belakang
  • Rencana
  • Tujuan
  • Area Cakupan
  • Ciri-ciri
  • Mekanisme

LATAR BELAKANG

Sejarah Perkembangan AB di Indonesia I

  • Mazhab AB sangat multidimensional, dan jika tidak disusun subjek-subjeknya dengan semestinya, bisa menjadi kekacauan pemikiran.
  • Para juru dakwah berasal dari kecenderungan pemikiran yang berbeda-beda dan mendapat kepuasan pemikiran dari AB tentang apa yang mereka anggap penting.
  • Mereka kemudian menjadi juru dakwah mengatas-namakan Mazhab syi’ah tentu dengan ‘warna’ yang berbeda.
  • Mereka tertuntut untuk sesegera mungkin mendakwahkan mazhab AB yang merupakan tren pemikiran saat itu. Semangat itu juga dilanjutkan oleh para pengikut sebagai keapanjangannya.
  • Di saat tekanan terhadap AB berkurang, kesolidan barisan menjadi berkurang dan perbedaan-perbedaan di bawah sadar ini muncul ke permukaan.
LATAR BELAKANG
Sejarah Perkembangan AB di Indonesia II
  • Perkembangan sporadis semacam ini berlanjut selama lebih dari dua dekade menyebabkan menguatnya ‘warna-warna’ pemikiran AB dan melemahnya dasar-dasar Mazhab AB yang sebenarnya
  • Terjadilah dengan sendirinya fanatisme terhadap corak tertentu yang dianggap sebagai yang terpenting (paling maslahat) dari Mazhab AB
  • Perlahan-lahan keterikatan antar jemaah AB melemah dengan hilangnya rasa memiliki kepentingan bersama yang riil.
  • Hal itu diganti dengan semangat aktifitas individual atau berkelompok yang kurang efektif dan mengena.
LATAR BELAKANG
Dakwah
Subjek Dakwah (Pelaku)
  • Menguasai Materi Dakwah secara maksimal
  • Mampu membedakan tema fundamental dan non fundamental
  • Lulus tes yang akan ditentukan konsepnya
LATAR BELAKANG
Dakwah
Objek Dakwah (Umat)
  • Memiliki potensi berpikir secara logis (potensi intelektual)
  • Bebas dari persoalan psikologis-etis
  • Siap untuk dilatih (dijadikan sasaran dakwah)
LATAR BELAKANG
Dakwah
Materi Dakwah (Modul)
  • Dasar-dasar Agama yang telah disusun dalam modul Dakwah AB
  • Wawasan Umum (Know How) tentang berbagai tema penunjang dasar-dasar agama dalam modul Dakwah AB
LATAR BELAKANG
Dakwah
Metodologi Dakwah
  • Metode Eksplanatif (Manhaj Bayani)
- Metode yang lebih mengutamakan penjelasan tanpa argumentasi
  • Metode Demonstratif (Manhaj Burhani)
- Metode yang menggunakan argumentasi aksiomatik dengan tujuan menanamkan keyakinan
  • Metode Dialektik (Manhaj Jadali)
- Metode yang menggunakan argumentasi non aksiomatik dengan tujuan mematahkan klaim lawan
  • Metode Mistik (Manhaj Irfani)
- Metode yang mengggunakan iluminasi sebagai dasar pembuktian
Di antara metode-metode di atas, modul dakwah AB hanya menggunakan metode demonstratif yang secara alami dirancang untuk mendasari pandangan dunia Ilahi.
LATAR BELAKANG
Dakwah
Sarana Dakwah.
  • Tempat
  • Dana
  • Logistik
Rencana
Usaha Penyusunan Modul Dakwah AB
  1. Memperhatikan fenomena-fenomena yang terjadi pada perkembangan dakwah AB di Indonesia, FAJAR Jatim pada tahun 2000 menggagas penyusunan modul dakwah yang komprehensif berjudul ‘Islam Komprehensif’ yang disusun oleh Ust. Muhsin Labib. Namun sayangnya rencana itu tidak mendapat respon secara nasional
  2. Pada tahun 2003 HPI (Himpunan Pelajar Indonesia) di Qom Iran mengajukan rencana penyusunan modul dakwah nasional AB kepada MAjma’ Jahani Ahlulbayt (Ahlulbayt World Assembly) yang tidak juga mendapat respons yang memadai
  3. Dewan strategis Silatnas II pada tahun 2006 membahas kembali rencana ini dan memcapai kata sepakat umtuk segera dibentuk sebuah modul dakwah AB secara nasional yang disepakati lebih dari 60 yayasan AB di Indonesia
  4. Dewan yang terdiri dari wakil-wakil daerah tersebut mempercayakan kepada saya untuk membentuk modul itu dan setelah diloka-karyakan dan diuji disahkan sebagai modul dakwah AB Indonesia.
Tujuan
  1. Pembentukan modul bertujuan meluruskan pemahaman tentang Mazhab AB secara internal maupun eksternal
  2. Mengembalikan yang pokok dari ajaran AB menjadi pokok dan yang tidak pokok pada tempatnya.
  3. Mengupayakan dasar munculnya rasa kepentingan bersama yang riil di antara para pengikut AB di Indonesia
  4. Mewujudkan kesadaran tahap dini di antara masyarakat AB tentang yang prinsip dan yang bukan dari ajaran AB. Itu akan memberi kesempatan bagi mereka untuk mengantisipasi penyelewengan baik dari kalangan grass root atau elit.
  5. Mengurangi kesetiaan dan loyalitas kepada tokoh dan lebih mengarahkan mereka kepada loyalitas terhadap ajaran mazhab
  6. Lebih terjaga dari dampak buruk konflik antar-pribadi atau golongan yang tidak prinsipal
  7. Tidak risih atau acuh terhadap konflik yang memang berdasarkan antisipasi penyelewengan dalam ajaran AB
  8. Membekali pemahaman agama yang menyeluruh untuk anggota masyarakat AB untuk melanjutkan kehidupan dan mengemban tugas individual dan sosial di bidang masing-masing.
AREA CAKUPAN
  • Peserta
Prolog
  1. Semua pribadi aqil baligh yang mengakui kebenaran Mazhab AB di Indonesia menjadi peserta modul dakwah ini.
  2. Para peserta kemudian mengikuti modul dakwah ini dengan melalui tiga tahapan mendasar, menengah dan lanjutan.
  3. Hanya yang dapat melalui tahapan sebelumnya dengan sukses dapat menjadi peserta pada tahap selanjutnya
AREA CAKUPAN
  • Konsepsi
Prolog
  1. Prinsip dalam agama disepakati oleh semua kalangan terletak pada Akidah, Syariah dan Akhlak
  2. Modul dirancang berdasarkan trilogi di atas
  3. Sebagaimana diketahui, modul tidak menyajikan paket lengkap ajaran AB, akan tetapi menyediakan dasar-dasar penting yang harus dimengerti oleh masyarakat AB.
  4. Berdasarkan pengalaman, hampir semua pribadi yang telah dijumpai belum sepenuhnya dasar-dasar ajaran AB tersekesaikan di benak mereka sebagaimana harusnya dan itu tidak berarti yang bukan dasar tidak mereka ketahui. Banyak yang diketahui tetapi sebagian dari yang mendasar tetap tidak diketahui.
  5. Oleh sebab itu, sejarah, tafsir, hadis, filsafat, Irfan, usulfiqh dan masalah-masalah kontemporer tidak akan dicakup oleh modul melainkan yang diperlukan oleh materi-materi di atas.
AREA CAKUPAN
  • Konsepsi
Prolog
  • Pada saat yang sama modul tidak juga menyinggung masalah-masalah tertentu di akidah, syariah maupun akhlak yang:
  1. Tidak banyak dampaknya
  2. Masih diperdebatkan
  3. Berat untuk dimengerti
  4. Bukan merupakan masalah komunal dan hanya individual
AREA CAKUPAN

  • Konsepsi Akidah
  • Isi
  • Ketuhanan 16 jam
Membahas:
  • Keberadaan Tuhan dengan Burhan Nadhm
- KD: mengenali keteraturan alam. Menyadari bahwa keteraturan tidak mungkin tanpa pengatur. Mengenali bahwa pengatur alam itulah Tuhan.
- Indikator: Mampu memberi 3 contoh keteraturan alam dengan menjelaskan apa yang terjadi pada contoh tersebut jika faktor pengatur ditiadakan. Mampu memahami bahwa apa yang terjadi pada contoh itu juga akan terjadi pada level alam keberadaan.
  • KeEsaan Tuhan
- KD: memahami bahwa jika terdapat dua pengatur semestinya telah ada dua sistem aturan yang akan berbenturan di  alam semesta dan yang berarti tiadanya aturan
- Indikator: mampu memberi 2 contoh kegagalan aturan jika ada dua atau lebih sistem aturan
  • Sifat-sifat Tuhan (Dzatiy/fi’liy)
- KD: memahami bahwa sifat Tuhan terkadang terkait dan terkadang tidak terkait dengan hamba.
- Indikator: dapat membedakan sifat dzatiy dan sifat fi’liy
  • Jabr dan Tafwidh (metode sederhana)
- KD: memahami konsep jabr, tafwidh dan amrun bainal amrain tentang kehendak manusia dan Tuhan
- Indikator: menemukan perbedaan konsep Jabr, Tafwidh dan bahwa amrun bainal amrain berada di antara keduanya
  • Qodho dan Qadar
- KD: memahami perbedaan istilah qodho dan qadar dan status keduanya berkenaan dengan kehendak manusia
- Indikator: memberi 3 contoh hal-hal yang berkaitan dengan qodho atau qadar.
  • Keadilan Ilahi
- KD: memahami konsep keadilan Ilahi pada fenomena perbedaan di antara manusia dan pada bencana-bencana alam.
- Indikator: mampu menjawab problem yang diajukan tentang keadilan Ilahi pada masalah perbedaan dan bencana.
  • Faktor menafikan Tuhan
- KD: menyadari mengapa dengan kemudahan argumentasi keberadaan Tuhan, masih ada yang mengingkari keberadaanNya.
- Indikator: mampu menjelaskan faktor-faktor umum penyebab pengingkaran terhadap keberadaan Tuhan.

AREA CAKUPAN

  • Konsepsi Akidah
  • Isi (Tahap Mendasar) 16 jaM
Membahas :
  • Keharusan diutusnya nabi
- KD: memahami keniscayaan pengutusan para nabi bagi penciptaan manusia
- Indikator: menjelaskan premis-premis di balik keharusan pengutusan nabi.
  • Kemaksuman nabi
- KD: memahami apa itu Ismah dan faktor sifat Ismah pada utusan-utusan Tuhan berkaitan dengan aktualisasi potensi manusia secara seutuhnya.
- Indikator: mampu menjelaskan tidak bermaknanya adanya Nabi kalau nabi itu tidak maksum.
  • Dosa para nabi
- KD: memahami masalah dosa atau maksiat yang dinisbatkan kepada para nabi di al-Quran bukanlah dosa atau maksiat yang lazim digunakan di bahasa umum para pengikut agama Islam.
- Indikator: dapat menjelaskan kasus nabi-nabi yang pernah dianggap berbuat dosa oleh al-Quran; Adam as., Musa, Yunus, Muhammad dll.
  • Metode mengenali nabi
- KD: memahami tiga cara mengenali Nabi.
- Indikator: dapat menjelaskan posisi dan kegunaan mukjizat dalam struktur kenabian dan membedakannya dari sihir. Mampu menjawab sejumlah kritikan yang berkaitan dengan mukjizat
  • Nabi terakhir
- KD: mampu menerapkan cara mengenali kenabian pada Nabi Muhammad SAWW
- Indikator: mampu memosisikan al-Quran sebagai dalil kenabian. Mampu menyebut sisi kemukjizatan al-quran.
  • Islam universal dan abadi
- KD: memahami keuniversalan dan keabadian Islam.
- Indikator: menjelaskan dalil keabadian dan keuniversalan agama Islam

Area Cakupan

- Konsepsi Akidah
- Isi (Tahap Mendasar) 10 jam

- Membahas:Imamah
  • Keharusan adanya Imam
- KD: memahami bahwa adanya Imam adalah alternatif yang tepat di antara mengakui nabi baru dan terputusnya teladan dan pemimpin Ilahi di bumi
- Indikator: menghubungkan argumentasi kenabian dengan keharusan adanya Imam.
  • Penunjukan imam
- KD: memahami bukti-bukti al-quran, historis dan naratif penunjukan imam.
- I: dapat menjawab pertanyaan seputar itu.
  • Aimmah dan sekilas Siroh mereka
- KD: mengetahui jumlah imam dan identitas mereka juga sekilas kehidupan personal dan sosio-politik mereka.
- I: menjawab pertanyaan seputar 3 imam.

Area Cakupan

- Konsepsi Akidah

- Isi (Tahap Mendasar) 18 jam
- Ma’ad (kehidupan setelah kematian)

- Membahas:
  • Pendahuluan
- KD: memahami kepentingan pembahasan ma’ad di antara pilar akidah lainnya
- I: menyebut 2 manfaat keyakinan akan adanya ma’ad.
  • Ruh manusia dan ma’ad
- KD: memahami tajarrud ruh dan bahwa itu yang hakiki dari manusia dan kaitannya dengan ma’ad
- I: menyebut 2 dalil tajarrud ruh manusia.
  • Pembuktian adanya ma’ad
- Kd: memahami argumentasi kebijaksanaan dan keadilan Ilahi untuk membuktikan adanya ma’ad.
- I: dapat menjawab pertanyaan yang diajukan
  • Ciri alam akhirat
- Kd: memahami lima ciri alam akhirat yang membedakannya dengan alam dunia.
- I: dapat menjelaskan 2 dari lima ciri alam akhirat
  • Kiamat
- Kd: memahami tahapan-tahapan sangkakala kematian, sangkakala kebangkitan, mahsyar, hisab, shirath dan pemberhentian terakhir (surga dan neraka)
- I: menjelaskan tiga dari enam tahapan.
  • Hubungan antara dunia dan akhirat
- Kd: Memahami secara mendasar relasi dan hubungan alam dunia dan akhirat
- I: menjawab pertanyaan seputar masalah itu.
  • Iman dan kufur
- Kd: memahami peran iman dan kufur dalam nasib abadi dan batas minimal iman yang menjadi syarat keselamatan.
- I: memberikan argumentasi atas masalah yang ditanyakan.
  • Syafaat
- Kd: memahami arti syafaat, syarat syafaat dan waktu syafaat.
- I: dapat menjawab dua kritikan terhadap syafaat.

Area Cakupan
- Konsepsi Syariah
- Isi (Tahap Mendasar) 10 jam
- Taklid
  • Membahas
Keharusan Taklid
Kd: memahami makna taklid dan keharusannya.
I: dapat menjelaskan rasionalitas argumentasi keharusan taklid.
  • Siapa yang harus ditaqlidi
Kd: mengerti syarat-syarat seorang marja’.
I: membawakan dalil rasional untuk syarat marja’.
  • Tugas dan hak Marja’
Kd: Memahami peran marja’ dalam masyarakat ahlul-bayt
I: dapat membedakan marja’ dan mujtahid
  • Tugas dan hak muqallid
Kd: memahami syarat mukallaf dan tugas muqallid (mukallaf) dapat membedakan hukum dan subyek hukum
I: menjelaskan bulugh anak lelaki dan perempuan.
AREA CAKUPAN
  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar) 16 jam
  • Taharah (bersuci)
  • Membahas

AREA CAKUPAN

  • KONSEPSI DAKWAH
  • ISI DAN TAHAPAN DASAR 16 JAM
  • TAHARAH BERSUCI
  • MEMBAHAS

Kd: mengenali jenis-jenis air

I: dapat menyebut tiga jenis air kurr

»  Bersuci dari khabas

Kd: mampu mensucikan berbagai benda najis

I: mendemonstrasikan pensucian dari khabas

»  Najis

Kd: mengenali a’yanun najisah

I: menyebutkan sejumlah ainun najis

»  Hal-hal yang mensucikan

Kd: mengenali hal-hal yang dapat mensucikan najis selain air

I: menyebutkan tiga penyuci dan obyeknya.

»  Wudhu

Kd: Memahami hal-hal yang wajib dalam wudhu

I: Mampu meragakan wudhu

»  Tayamum

Kd: Memahami hal-hal yang wajib dalam tayamum

I: Mampu meragakan tayamum

»  Mandi

Kd: Memahami hal-hal yang wajib dalam mandi

I: Mampu meragakan mandi

»  Jinabah

Kd: Memahami penyebab dan hukum jinabah

I: menyebutkan dua penyebab jinabah

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               10 jam
  • Fikih wanita

 

» Membahas

»  Haid

Kd: memahami kondisi haid, ciri-ciri darah dan hukum-hukum seorang ha’id

I: mampu menjawab tiga pertanyaan seputar itu.

»  Istihadah

Kd: mampu membedakan haid dan istihadah dan memahami hukum-hukumnya

I: menjawab pertanyaan seputar itu

»  Nifas

Kd: Memahami batas nifas dan mengetahui hukum-hukumnya

I: menjawab pertanyaan seputar itu.


AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)                          12 jam
  • Fikih kematian

 

–  Membahas

»  Muhtadhar

Kd: memahami ritual untuk muhtadhar

I: dapat meragakan ritual muhtadhar

»  Mandi menyentuh jenazah

Kd: memahami kewajiban mandi jika menyentuh jenazah

I: menyebutkan syarat-syaratnya

»  Mandi jenazah

Kd: mampu memahami aturan dan melaksanakan ritual mandi jenazah dengan baik

I: mampu menjalani simulasi mandi jenazah dengan baik

»  Hunut

Kd: mengenali prosesi hunuth

I: mampu menjalani simulasi hunuth

»  Kafan

Kd: mengenali tiga jenis kafan dan mampu melaksanakan ritual kafan

I: mampu menjalankan simulasi mengafani jenazah.

»  Shalat jenazah

Kd: memahami tata cara shalat jenazah

I: mampu melaksanakan simulasi shalat jenazah

»  Penguburan

Kd: memahami tata cara penguburan

I: mampu melaksanakan simulasi penguburan.

»  Wasiat

Kd: memahami ketentuan dan batasan wasiat.

I: menjawab pertanyaan seputar itu.


AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)                          20 jam
  • Shalat

 

–  Membahas

»  Shalat wajib

Kd: dapat membedakan shalat yang wajib dari yang mustahab

I: dapat menjawab pertanyaan seputar itu.

»  syarat-syarat shalat

kd: memahami waktu, kiblat, kesucian dalam shalat, tempat shalat, syarat busana.

I: mampu menjawab pertanyaan seputar itu.

» Yang wajib dalam shalat

Kd: mengenali bagian wajib shalat dari yang mustahab

I: mampu melaksanakan simulasi bagian wajib shalat

»  Hal yang membatalkan shalat

Kd: mengenali hal-hal yang membatalkan shalat.

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Hukum keraguan dalam shalat

Kd: mengenali jenis-jenis karaguan dan hukum-hukumnya.

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Shalat musafir

Kd: membedakan makna musafir, muqim dan muwathin dan qashar.

I:  menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Shalat qadha

Kd: memahami ketentuan shalat qadha

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

» Shalat Ayat

Kd: bisa melaksanakan shalat ayat.

I: melakukan simulasi shalat ayat.

»  Shalat jamaah

Kd: memahami syarat-syarat berjamaah, imam dan makmum serta tugas mereka.

I: melaksanakan simulasi shalat jamaah

 

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               10 jam
  • Puasa

 

» Membahas

»  Syarat kewajiban puasa

Kd: memahami syarat-syarat kewajiban puasa

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Hal yang membatalkan puasa

Kd: mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa dan hukum seputar itu

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Qadha dan kaffarah

Kd: mengetahui kondisi wajib qadha dan wajib qadha dan kaffarah puasa.

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Puasa musafir

Kd: mengetahui bagaimana menjaga puasa saat musafir.

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Pembuktian awal bulan

Kd: memahami bagaimana membuktikan awal bulan Ramadhan

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Puasa yang haram dan makruh

Kd: mengetahui hari-hari diharamkan dan dimakruhkan berpuasa

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)                          20 jam
  • Fikih harta

 

–  Membahas

»Khumus penghasilan

Kd: memahami tata cara mengeluarkan khumus penghasilan

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Kegunaan khumus

Kd: memahami tiga jatah khumus dan penyerahannya

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Zakat fitrah

Kd: memahami kewajiban, ukuran dan saat mengeluarkan zakat fitrah

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Kegunaan zakat fitrah

Kd: memahami kepada siapa zakat fitrah dapat diberikan

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

»  Nadzar & Sumpah

Kd: memahami bagaimana menetapkan sebuah nadzar dan sumpah

I: menjawab pertanyaan seputar itu.

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               20 jam
  • Manasik Haji

 

» Membahas

»     Bagian-bagian Umrah Tamattu’

  • Kd: memahami Ihram, tawaf, shalat tawaf, sa’i dan taqsir, pelanggaran yang berkaffarah dan hukum masing-masing.
  • I: mampu melaksanakan simulasi umrah dan menjawab pertanyaan seputar itu
Bagian-bagian Haji Tamattu

Kd: memahami wukuf, Ramyi, kurban, tawaf nisa, bermalam di Mina.

I: mampu melaksanakan simulasi haji dan menjawab pertanyaan

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               16 jam
  • Fikih transaksi

 

» Membahas

»  Transaksi yang tidak sah

»      Kd: memahami tolok ukur kesahihan transaksi

»      I: mampu membedakan transaksi yang sah di antara pilihan-pilihan yang diberikan.

»      Syarat-syarat pembeli dan penjual

»      Kd: memahami rinci masalah seputar syarat-syarat penjual dan pembeli.

»      I: dapat menjawab pertanyaan seputar itu.

»      Syarat komoditas

»      Kd: memahami syarat yang harus ada pada komoditas transaksi.

»      I: dapat menjawab pertanyaan seputar itu.

»      Hak menggagalkan

»       Kd: memahami kapan hak menggagalkan tertetapkan bagi penjual dan pembeli.

»      I: dapat menjawab pertanyaan seputar itu.

»      Hak syuf’ah

»      Kd: Memahami masalah hak syuf’ah dan syarat-syaratnya.

»      I: dapat menjawab pertanyaan seputar itu.

»      Kerjasama

»      Sewa

»      Investasi

»      Perwakilan

»      Hutang

»      Gadai

»      Jaminan

»      Pinjaman

»      Hadiah

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               16 jam
  • Fikih keluarga

 

» Membahas

»      Nikah permanen

»      Nikah berjangka

»      Hukum melihat

»      Hukum menyusui

»      Talak dan jenis-jenisnya

»      iddah

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               10 jam
  • Fikih makan dan minum

 

» Membahas

»      Penyembelihan

»      Binatang haram

»      Anggota tubuh yang haram dari binatang halal

 

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               12 jam
  • Fikih warisan

 

» Membahas

»      Kelompok pertama

»      Kelompok kedua

»      Kelompok ketiga

»      Suami istri

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)               10 jam
  • Fikih sosial

 

» Membahas

»      Ghasab

»      Amr ma’ruf nahi munkar

»      Bertahan

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Syariah
  • Isi (Tahap Mendasar)                          16 jam
  • Fikih kontemporer

 

–  Membahas

»  Bank

»  Asuransi

»  Cek

»  Transplantasi

»  Operasi kelamin

»  Kloning

»  Bayi tabung

»  dll

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Akhlak
  • Isi (Tahap Mendasar)               5 jam
  • Ikhlas dan Riya’

 

» Membahas

»      Nilai ikhlas

»      Cara mencari ikhlas

»      Dampak ihklas

»      Penyebab Riya’

»      Dampak Riya’

»      Mengobati RIya’

 

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Akhlak
  • Isi (Tahap Mendasar)               5 jam
  • Khauf dan Roja’

 

» Membahas

»      Jenis takut pada Allah

»      Dampak takut pada Allah

»      Mencari rasa takut pada Allah

»      Merasa aman dari Allah

»      Tanda berharap dari Allah

»      Keputus-asaan

AREA CAKUPAN

 

  • Konsepsi Akhlak
  • Isi (Tahap Mendasar)               5 jam
  • Kesabaran

 

» Membahas

»      Jenis sabar

»      Tingkatan sabar

»      Kaitan sabar dan Iman

»      Dampak kesabaran

»      Bagaimana menjadi sabar

AREA CAKUPAN

  • Konsepsi Akhlak
  • Isi (Tahap Mendasar)               5 jam
  • Syukur dan Tawakkal

» Membahas

»      Penyebab syukur

»      Jenis syukur

»      Dampak syukur

»      Dampak tawakal

»      Tahapan tawakal

AREA CAKUPAN

  • Konsepsi Akhlak
  • Isi (Tahap Mendasar)               10 jam
  • Dosa dan Tobat

» Membahas

»      Akibat dosa

»      Penyebab dosa

»      Dosa besar dan kecil

»      Jenis tobat

»      Syarat tobat

»      Dampak tobat

 

CIRI - CIRI MODUL

•   Keadilan Ilahi sebagai bagian yang integral dalam ketuhanan

•   Imamah merupakan bagian yang integral dalam kenabian

•   Untuk bagian syariah, materi disesuaikan dengan apa yang dihadapi oleh peserta tergantung situasi dan kondisi mereka

•   Fikih wanita, fikih kematian, fikih harta, manasik, fikih kontemporer merupakan bagian yang tidak harus diikuti oleh semua peserta,  hanya mereka yang akan menghadapi kondisi yang terkait.

•   Untuk fikih kematian harus dibentuk tim yang dibekali dengan pengetahuan tentang hukumnya untuk setiap daerah.


Last Updated (Tuesday, 05 June 2012 04:09)

 
Galeri kegiatan IKMAL
Pengumuman